Pertemanan

3 Cara Menghadapi Komentar Nyinyir

Oleh Salsabila Ainurrohman

Semakin banyak orang yang menggunakan media sosial, maka semakin beragam juga jenis-jenis orang yang bermunculan di dalamnya. Dari mulai yang diem-diem bae, yang suka stalking, sampai tipe netizen yang sangat suka nyinyir alias komentar pedes tentang kehidupan orang lain. 

Kenapa ya, kok ada orang yang sering banget komentar pedes di medsos? Saat berinteraksi di media sosial, orang-orang memang cenderung mengungkapkan lebih banyak informasi tentang dirinya sendiri dibandingkan dengan komunikasi langsung. Bahkan ada yang membuat ‘identitas’ baru yang sangat berbeda dengan dirinya di realita. Mereka yang suka berkomentar pedas tentang orang lain dan seakan gak memiliki empati ini disebut juga dengan istilah Trolls, atau mereka yang sering bersembunyi dalam anonimitas untuk menyerang bahkan menyebarkan kebencian di dunia maya.

 

Baca Juga: Hindari Self Diagnose, dan Mulailah Cari Bantuan

 

Menurut psikolog Inggris bernama Dr Perpetua Neo, seorang yang melakukan trolling justru biasanya sadar penuh dengan komentar kasar dan konsekuensinya. Tapi, perilaku trolling ini juga bisa menjadi perilaku yang terjadi berulang karena bisa memberikan kepuasan tersendiri yang gak bisa mereka dapatkan di dunia nyata.

Lalu, gimana dong mengatasi komentar nyinyir netizen di dunia maya? Perlu kita nyinyirin balik gak sih? Nah, psikolog Ibunda Marsyela Novianti punya beberapa tips nya nih buat kamu.

Ambil Jarak dan Tenangkan Diri

Ketika ada orang yang mengkritik dengan cara yang gak baik, rasa-rasanya kita juga pasti pengen langsung nyerang balik yaa? Nah, dari pada keluar kata-kata atau tindakan yang nantinya bikin kita menyesal, baiknya ambil jarak dulu dari situasi ketika kita menerima komentar negatif. Ini penting untuk membantu kita bisa memberikan respon yang lebih bijak dan gak terburu-buru.

Ungkapkan, Jangan Pendam Emosi 

Terlalu sering memendam emosi negatif ternyata gak bagus juga loh buat kesehatan mental. Jika kamu merasa membutuhkan seseorang untuk teman cerita, ada baiknya kamu juga cari orang-orang terdekatmu yang kamu percaya untuk sekedar menjadi teman yang mendengarkan keluhanmu. Ini penting untuk bantu me-release perasaan negatif, dan mengeluarkan emosi kamu yang terpendam. Dengan mengekspresikan emosi dan pikiran yang kamu rasakan, ini juga bisa setidaknya meminimalisir overthinking.

Jangan Lupa Apresiasi Diri

Terkadang, apa yang diucapkan orang lain gak benar-benar menggambarkan realita. Begitu pula dengan pikiran negatif yang ada di kepala kita. Itulah kenapa kita perlu belajar untuk gak menggantungkan diri dengan ekspektasi orang lain, dan melatih untuk mengapresiasi pencapaian diri sekecil apapun itu. Apapun yang orang lain katakan, itu semua gak mendefinisikan siapa kita yang sebenarnya.

 

Baca Juga: Tanda Kamu Butuh Bantuan Psikolog

 

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika berhadapan dengan trolls atau orang yang senang memberikan komentar nyinyir. Jika kamu merasa tips di atas masih belum membantu, kamu juga bisa coba untuk berkonsultasi ke profesional seperti psikolog untuk mendapatkan alternatif solusi terbaik sesuai kebutuhanmu. Mau coba konseling dengan psikolog Ibunda? Kamu bisa mulai buat appointment untuk Counseling di sini


Tanggapan mereka