Percintaan

4 Tips Mengatasi Pertanyaan “Kapan Menikah”?

Oleh Ataya Suyoto

Berkumpul bersama teman atau keluarga terdekat pasti menyenangkan ya, apalagi masing-masing bisa berbagi cerita. Tapi kalau tiba-tiba ada pertanyaan “kapan menikah?” di dalam pertemuan itu secara gak langsung akan merubah suasana.

Apalagi kalau lingkungan kamu terus mempertanyakan hal itu pasti jadi beban berat tersendiri. Bahkan ini bisa memberikan dampak psikologis seperti stress atau depresi lho. Perilaku yang biasanya terjadi ketika menerima pertanyaan-pertanyaan sensitif itu seperti menarik diri dari lingkungan sosial, menghindari pertemuan atau acara keluarga, dan menolak untuk membicarakan pertanyaan itu. Kira-kira kamu harus berbuat seperti apa ya untuk mengatasi pertanyaan itu?

 

Bicarakan rencana hidupmu dengan keluarga

Ketika memiliki rencana hidup meskipun itu untuk diri kamu sendiri, ada baiknya lho untuk membicarakannya rencanamu bersama keluarga. Contohnya seperti: kapan kamu memiliki rencana untuk menikah? Jika belum ada rencana, apa yang yang akan kamu lakukan saat ini? Atau mungkin kamu bisa membicarakan mengenai pandangan akan pernikahan dan hal lainnya. Berdiskusi mungkin dianggap sepele, tapi ini penting agar kamu tidak selalu dicecar dengan pertanyaan mengenai sebuah pernikahan. Darisini juga kamu bisa berbagi persepsi mengenai rencana hidup kamu ke keluarga agar mereka bisa mengerti dengan pilihanmu.

 

Cari dukungan ke orang-orang terdekatmu

Menata rencana hidup itu memang tidak mudah, terkadang kamu membutuhkan bantuan atau dukungan orang lain. Kamu bisa lho meminta dukungan ke orang terdekat, seperti keluarga atau teman terdekatmu. Jika kamu sedang mengalami situasi masalah seperti baru putus dari pacar atau kesulitan mencari calon pasangan, enggak ada salahnya untuk berdiskusi dengan mereka. Jadi, mereka bisa membantu kamu ketika ada pertanyaan-pertanyaan yang sudah menyudutkan mengenai “kapan kamu menikah”?

 

Ungkapkan ketidaknyamananmu

Setiap orang yang dicecar pertanyaan yang itu-itu terus pasti merasa bosan dan tentunya jadi kurang nyaman. Jika kamu menerima pertanyaan “kapan menikah?” secara langsung, coba deh sekali-kali ungkapkan ketidaknyamananmu itu. Katakan baik-baik kepada mereka, tapi yang sopan ya jangan pakai emosi. Dengan begitu mungkin mereka akan lebih mengerti, menghargai, dan tidak akan membahas pertanyaan itu lebih lanjut.

 

Jangan baper

Selain, don’t take things personally. Banyak orang yang memberikan pertanyaan itu hanya karena ingin basa-basi, iseng, atau karena sekedar ingin tahu. Bisa jadi orang itu benar-benar tanpa ada maksud atau tujuan yang lebih serius, apalagi ingin menyudutkan kamu. Jadi enggak perlu juga langsung emosi menyikapinya, balas saja dengan cara yang santai. Belajarlah untuk terbiasa berpikir kalau pertanyaan semacam itu tidak ditujukan untuk menyerang kamu.

 

Nah, sekarang kamu sudah tau bagaimana kamu bisa menghadapi pertanyaan “kapan menikah?” Jadi, kalau ditanya lagi kamu enggak usah pusing ataupun terpengaruhi oleh pertanyaan tersebut. Jalankan saja hidup kamu sesuai dengan pilihan dan rencanamu. Untuk kamu yang masih bingung dengan permasalahan yang satu ini, kamu bisa lho curhat sama Bunda di www.ibunda.id atau LINE @Ibunda.


Tanggapan mereka