Masalah Diri

5 Tanda Kamu Butuh Bantuan Psikolog

Oleh Salsabila Ainurrohman

Masalah gitu doang mah, ngapain ke psikolog?

 

Banyak orang masih berasumsi kalau pergi ke psikolog itu hanya untuk orang-orang yang memiliki masalah mental serius. Padahal, sama kaya sakit fisik, merasa ganjil dengan kondisi mental sendiri pun perlu untuk dikonsultasikan ke profesional lho. Jadi. penting banget nih buat kamu untuk tau apa aja sih tanda kamu butuh bantuan psikolog.

Tapi, bukannya kalau ada masalah itu curhat sama temen atau berdoa aja udah cukup? Ngapain ke psikolog sih? Mencari bantuan support system memang salah satu hal yang penting dan bisa membantu. Tapi, dengan bantuan tenaga profesional ini bisa membantu kamu untuk memberikan alternatif solusi yang lebih objektif. Itulah kenapa bantuan profesional ini penting, sama seperti dokter yang pasti akan kamu cari ketika kamu merasa ada yang salah dengan fisik kamu.

Nah, apa aja ya tanda kamu butuh bantuan psikolog? Untuk menjawab ini, psikolog klinis Personal Growth, Kantiana Taslim, M.Psi menyebutkan ada beberapa ciri kalau kamu harus segera mencari bantuan ke psikolog. 

 

Merasakan Emosi Negatif Berkepanjangan

Emosi negatif itu adalah bagian dari diri kita sebagai manusia. Mau merasa sedih, kecewa, marah, semuanya boleh banget kok. Tapi kalau merasa sedih, marah, putus asa, dan emosi negatif lainnya dalam rentang waktu yang lama dan kamu nggak menemukan cara untuk meregulasi emosi tersebut, itu bisa jadi kamu mengalami masalah mental yang harus segera diatasi.

Apalagi ketika kamu telah melakukan berbagai cara serta meminta bantuan dari orang-orang terdekat, namun nggak kunjung berhasil. Ketika berbagai emosi tersebut membuatmu menarik diri dari orang-orang terdekat, mengganggu nafsu makan dan pola tidur, mempengaruhi kualitas hidupmu dalam berbagai aspek, atau bahkan membuatmu mempertanyakan hidupmu, segeralah mencari bantuan ke ahlinya.

 

Mengalami Peristiwa Traumatik

Trauma yang dimaksud di sini adalah distress psikologi yang terjadi sebagai dampak dari berbagai peristiwa mengancam hidup yang dialami serta belum diselesaikan sepenuhnya. Distress ini dialami hingga mengganggu fungsi hidup sehari-hari, dalam berbagai aspek, seperti aspek sosial, akademis, personal, pekerjaan, dan sebagainya. Berbagai peristiwa trauma misalnya, kekerasan, kecelakaan, kejahatan, sakit kronis, dan lainnya. Semakin cepat kamu mencari pertolongan, semakin cepat juga kamu belajar untuk mengatasinya secara sehat dengan bantuan ahli.

 

Kehilangan Minat dan Semangat

Merasa hilang semangat dan minat untuk melakukan berbagai hal yang disenangi? Itu tandanya mental kamu lagi butuh diperhatiin banget tuh. Seringkali kondisi ini sampai membuat performa menurun dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa orang bahkan sampai merasa bahwa pergi bersama teman, pergi berinteraksi, melakukan berbagai hal yang fun adalah hal-hal yang sulit dan menyakitkan bagi mereka. 

 

Mengalami Gejala Sakit Fisik 

Dalam sebuah studi, 1000 pasien dalam jangka waktu 3 tahun mengalami 14 simtom fisik yang umum ditemui. Misalnya, nyeri dada, rasa lelah berkepanjangan, sakit kepala, edema, sakit punggung, sesak, sulit tidur, sakit perut, kebal, impotensi, dan lainnya. Tapi ternyata penyebab medisnya nggak diketahui. Kamu pernah kaya gitu juga? Mengalami simtom-simtom fisik yang setelah diperiksa, penyebab medisnya nggak diketahui. Kecenderungan individu untuk mengalami distress psikologis dalam bentuk simtom fisik ini memang sudah menjadi hal yang umum. Memang, mental dan fisik manusia adalah sebuah satu kesatuan, di mana jika bermasalah salah satunya maka satu sama lainnya pun bisa terganggu juga. 

 

Orang Terdekat Mulai Khawatir dengan Kondisimu

Biasanya, orang lain dapat melihat secara lebih objektif mengenai situasi yang kita sendiri seringkali nggak menyadarinya. Ketika berbagai orang di sekitarmu sudah menyatakan kekhawatirannya dan mengingatkanmu untuk mencari bantuan, hal tersebut adalah sinyal bagimu untuk mulai aware terhadap kondisi kamui dan mulai mencari pertolongan.

Nah itulah beberapa  tanda kamu butuh bantuan psikolog. Intinya, jika kondisi kamu sudah semakin mengganggu keseharian kamu, segeralah temui profesional ya. Tak usah khawatir tentang pandangan orang lain, toh yang menjalankan hidup kamu kan kamu sendiri bukan orang lain. Ya kan? 

 

 


Tanggapan mereka