Percintaan

Baru Jadian, Eh “Naksir” Orang Lain

Oleh Fx Dimas

 

Siapa nih yang pernah naksir orang lain, padahal baru juga jadian? “Naksir” orang lain padahal baru jadian bisa saja terjadi lho. Naksir bisa dipahami sebagai rasa tertarik yang kuat untuk mengenal lebih jauh saat melihat fisik yang tampan atau cantik. Bisa juga naksir dalam arti, tertarik dengan orang lain karena merasa nyaman dan menemukan kecocokan saat berdiskusi bersamanya. Memang wajar ada kondisi-kondisi dimana kamu bisa tertarik dengan orang lain di luar pasanganmu. Selain karena ia memang tampan atau cantik, bisa juga karena hubungan yang baru dijalani itu ternyata tidak sesuai dengan harapan kamu. Untuk kamu yang lagi mengalami permasalahan seperti ini dan bingung harus memilih yang mana, kali ini psikolog Pingkan Rumondor akan membantu kamu melihat beberapa hal sebelum mengambil keputusan untuk bertahan sama si pacar atau meninggalkannya.

Ketahui seberapa banyak pengorbanan kalian

Coba deh, ingat-ingat ketika masa pdkt. Pasti kamu dan dia sama-sama banyak “berkorban”, maka dari itu nih akan sayang banget rasanya meninggalkan pacar baru kamu demi si orang baru ini. Meskipun pacar kamu ini enggak sesuai dengan harapan kamu ada baiknya ingat-ingat pengorbanan kalian berdua ya.  Pasti ada masa dimana saat itu kamu merasa berbunga-bunga dan ingin selalu bersamanya. Tapi kalau kamu dan dia tidak banyak berinvestasi ketika pdkt, nothing to loose, berarti akan semakin besar dorongan untuk meninggalkan pacar barumu.

Akui ketertarikanmu

Daripada sembunyi-sembunyi, ada baiknya lho untuk kamu mengakui ketertarikanmu ini. Akui bahwa kamu mulai tertarik dengan orang yang baru kamu kenal. Jelaskan ke pacar kamu, kenapa si orang baru ini terlihat begitu menarik. Siapa tahu ini akan bisa menjadi pelajaran untuknya, ia jadi semakin mengerti sifat atau penampilan seperti apa yang kamu sukai. Ada kemungkinan, pacar kamu ini jadi cemburuan. Tapi enggak apa-apa lho, sekalian cari tau seberapa sayangnya dia ke kamu.

Menjaga komitmen dan tujuan

Ingat ya, ketika kamu baru memulai sebuah hubungan pasti ada yang namanya komitmen. Kalau kamu “jadian” dengan komitmen untuk saling mengenal, maka peganglah komitmen itu. Anggap ini sebagai latihan kalian ketika nantinya harus membina komitmen dalam pernikahan. Perlu diingat-ingat juga nih keputusan kalian saat ingin jadian.

Selain komitmen, keputusan kamu untuk tetap bersama pacar barumu ini atau meninggalkannya bergantung dari tujuan kalian membina hubungan. Kalau niat untuk berpacaran ini hanya iseng, coba deh untuk evaluasi lagi niat kalian. Jangan sampai  buang-buang waktu untuk orang yang tidak serius dan tidak punya tujuan ya.

Sekarang keputusan ada di kamu nih, mau tetap bertahan bersama pacar barumu atau justru meninggalkannya demi orang baru yang membuat kamu tertarik. Tapi jika kamu berusaha untuk menjaga komitmen dengan pasanganmmu, maka tempatkan si orang baru ini hanya sebatas teman. Intinya kamu harus memilih di antara keduanya nih, jangan malah dipacarin dua-duanya ya!


Tanggapan mereka