Masalah Diri

Belajar Self Acceptance dalam Until Tomorrow Challenge

Oleh Faradila Miranti

Di tengah momen self-quarantine gara-gara pandemi covid-19 yang menyerang bumi saat ini, banyak orang yang muncul dengan ide-ide kreatif untuk mengisi waktu saat lagi #dirumahaja. Salah satunya adalah munculnya until tomorrow challenge di Instagram yang lagi hype baru-baru ini.

 

So,you liked my post so you have to post an embarrassing picture of yourself, for the caption you’re ONLY allowed to write “until tomorrow" and you can only tag me. You must send this message to everyone who has liked your picture. The picture must stay posted for 24 hours. Good luck and don't spoil the game!

 

Kurang lebih itulah rules dalam until tomorrow challenge. Jadi, kalau kamu nge-like foto temen dengan caption until tomorrow, dia akan kirim DM ke kamu dengan kata-kata seperti di atas. Dan kamu ditantang untuk memposting foto “aib” masa lalu di akun Instagram kamu dan baru bisa kamu hapus selama 24 jam setelahnya. 

Seru juga ya? Di momen yang gak menentu kayak gini, challenge-challenge kaya gini bisa jadi angin segar bagi pengguna setia media sosial. Terhitung sampai saat ini aja udah ada 2,2 juta post yang ikutan until tomorrow challenge.  Sebetulnya sih nggak ada tujuan yang pasti di balik prank dan caption “until tomorrow”. Namun kalau dicermati baik-baik, challenge ini bisa memberikan banyak pesan penting buat kita lho. Salah satunya adalah kita jadi bisa belajar self acceptance atau penerimaan diri

Berani Menunjukkan “The Ugly Side” 

Di saat media sosial (terutama Instagram) jadi tempat terbaik untuk pencitraan dan menunjukkan sisi terbaik pemilik akunnya, challenge ini justru mengajarkan kita untuk menerima “the ugly side” yang mungkin kita persepsikan ada atau pernah ada dalam diri kita sendiri.

Psikolog Ibunda.id, Alexandra Gabriella A., M.Psi, Psi., C.Ht, C.ESt menyebutkan, challenge ini bisa menjadi salah satu dari langkah untuk belajar menerima kekurangan kita. Di sini, kita juga bisa melihat progress kita selama ini yang mungkin tidak kita sadari. Dengan mencari foto lama yang dianggap kurang bagus, kita bisa lihat bahwa kita telah berkembang menjadi pribadi yang lebih baik atau melihat adanya perubahan positif. 

 

Baca Juga: Ini Cara Baru Konseling dengan Psikolog

 

Challenge ini bisa jadi membuat banyak orang berpikiran seperti: “Idih, buluk banget muka gue dulu” atau “Ya Tuhan, jerawatan banget aku di foto ini”, berubah jadi “Yaudahlah, jaman dulu ini kan. Untung dah lewat”, atau “it’s okay, semua orang pernah alay pada zamannya.”

Momen Bernostalgia 

Dengan mengunggah foto lama, maka otomatis memori lama tentang foto tersebut bisa muncul dan bikin kita jadi bernostalgia. Dalam beberapa penelitian disebutkan, bernostalgia itu bisa membantu menguatkan identitas diri seseorang dengan me-recall ingatan di masa lalu, lho. Momen-momen #throwback juga bisa menjadi ajang apresiasi diri bahwa kita adalah manusia luar biasa yang bisa berkembang menjadi pribadi dalam versi yang lebih baik. 

So, gimana denganmu? Sudahkah kamu menerima tantangan upload foto ber-caption “until tomorrow? 


Tanggapan mereka