Kata Bunda

Berdamai dengan Depresi Pasca Melahirkan

Oleh Salsabila Ainurrohman

Menurut WHO, sebanyak 50-80 persen ibu di dunia mengalami sindrom baby blues. Dan sebanyak 10-20 persen di antaranya mengalami depresi berkepanjangan atau yang disebut Postpartum Depression atau PPD. Sayangnya nih, banyak ibu yang malah abai dengan gejala-gejala depresi pasca melahirkan ini. Padahal kan penting banget, supaya ibu dan anak bisa sama-sama bahagia dalam menjalankan perannya. Ya ngga?

 

Tepat di hari Sabtu 9 Februari 2019 kemarin, Ibunda baru aja menggelar Talkshow 'Berdamai dengan Depresi Pasca Melahirkan’, di Kolega Co-Workingspace, Setiabudi. Di event yang bertujuan untuk edukasi plus self healing Baby Blues dan Postpartum Depression atau PPD ini, ibunda mengundang narasumber kece, ahli, dan berpengalaman. Ada blogger Nyinya Risna yang jadi moderator, ada PPD survivor Raden Prisya dan suami, ngga ketinggalan ada juga psikolog klinis Dessy Ilsanty.

 

Nah, di event kemarin ada banyak banget ilmu-ilmu seputar parenting dan depresi pasca melahirkan yang dipaparkan sama masing-masing pembicara. Buat yang ngga sempet hadir, yuk intip poin-poin penting apa aja sih yang dibahas kemarin.

 

PPD dan Pentingnya Support System

 

 

 

(Buat yang belum tau betul menyoal PPD, kamu bisa baca artikel ibunda di sini)

 

Menjadi ibu, biasanya diidentikan dengan masa-masa bahagia berduaan sama buah hati. Ketika ibu mengalami PPD, justru saat-saat bersama bayi menjadi sesuatu yang begitu berat. Sering muncul rasa bersalah, stress, cemas, panik, sampai depresi. Nah, kalau menurut psikolog Dessy Ilsanty nih, salah satu kunci untuk berdamai  dengan depresi pasca melahirkan adalah lewat support system.

 

 

 

Depresi itu sebaiknya jangan dilawan sendiri, tapi bersama-sama. Mau dengan pasangan, orang tua, atau bahkan sahabat dekat. Seseorang yang mengalami PPD biasanya akan mengalami kesulitan untuk membangun kedekatan emosional dengan bayi. Jadi, baiknya gejala depresi pasca melahirkan ini harus dikomunikasikan ke orang terdekat, supaya mereka bisa ikut membantu menjaga bayi, juga membantu kamu perlahan-lahan keluar dari depresi itu.

 

“Kalau merasakan gejala PPD, idealnya harus temui psikolog atau psikiater. Sebaiknya jangan terlalu banyak googling, nanti malah tersugesti” -Dessy Ilsanty

 

 

Motivator Adid Nugroho, suami dari PPD survivor Raden Prisya juga sepakat nih sama pentingnya support system. Masalah dalam rumah tangga, termasuk masalah mental yang dialami anggota keluarga itu penting untuk dihadapi bareng-bareng.

 

"rumah tangga itu ibarat bohlam mati di rumah. Kalau udah mati, bukan rumahnya yg kita robohin kan? Tapi bohlamnya yang kita ganti. Dan yang paling penting dalam rumah tangga itu adalah komunikasi, dan quality time" - Adid Nugroho

 

 

Menjadi Ibu yang Mindful

 

Kalau katanya Raden Prisya yang sudah merasakan naik turunnya menjadi ibu yang PPD, sebanyak apapun teori parenting yang kita pelajari, akan percuma tanpa kita paham dulu sama diri sendiri dan bisa menjalani kehidupan yang mindful. Apa itu mindful? Artinya, hidup secara sadar saat ini. Tidak terjebak di masa lalu, atau bahkan terlalu worry sama masa depan.

 

Keseharian kita tidak hanya cukup dengan ‘bangun’ dan ‘hidup’ saja, tapi perlu diresapi, disadari, dan mindful. Lebih aware sama diri sendiri, meresapi apa yang kita lakukan, tidak mekanik seperti robot.” - Raden Prisya

 

Ibu dua anak ini juga menyampaikan, pentingnya untuk tidak menyalahkan diri sendiri bahkan pasangan kita atas depresi yang dialami. Mengalami depresi pasca melahirkan itu bukan salah kamu, dan bukan salah siapa pun. Ini hanya bagian dari perjalanan sebagai seorang ibu yang mau tidak mau harus dilalui. Dan yakinlah, kalau kamu bisa melalui semua ini dan menjadi ibu yang hebat untuk anak-anakmu.

 

“begitu berkeluarga, bahagia itu semua untuk anak. Kita lupa, bahwa ada juga yang harus bahagia. Bapak ibunya. Anak itu pasti ikut bahagia, kalau bapak ibunya bahagia dulu”- Adid Nugroho

 

 

 

Nah, ngga cuman pointer penting di atas yang dibahas di acara talkshow Depresi Pasca Melahirkan kemarin, tapi masih banyak tips penting lain yang penting juga untuk kamu ketahui. Selain itu, ada sesi self meditation nya juga lho. Seru banget pokoknya! Kamu penasaran? Ngga usah khawatir, kamu bisa juga kok ikut sesi spesial di Talkshow Depresi Pasca Melahirkan dari Ibunda ini lewat online class Ibunda. Caranya gimana? Tunggu aja kehadirannya segera yaa.

 


Tanggapan mereka