Kata Bunda

Berita Demo Bikin Cemas, Ini Kata Psikolog

Oleh Salsabila Ainurrohman

Berbagai berita kurang menyenangkan sedang melanda Indonesia di pertengahan tahun 2019 ini. Dari kebakaran hutan dan lahan, kabar pelemahan KPK, sampai kontroversi RKUHP. Keresahan semakin meluas seiring berita yang terus menyebar, dari yang berita beneran sampai hoax. Tak tinggal diam, mahasiswa di berbagai kota dari Sabang sampai Merauke pun melakukan aksi. Bukan mereda, justru muncul berita kerusuhan di mana-mana yang berujung meresahkan dan bikin cemas banyak orang. 

 

Melihat situasi ini, tetap tenang di tengah berita demo dan kerusuhan tentu penting banget. Bukannya menjadi apatis, tapi menjaga agar nggak mudah tersulut dan terprovokasi. Belum lagi dengan paparan berita-berita negatif di media sosial, yang seringkali membuat emosi jadi nggak karuan. Lalu, gimana sih mengatasinya? Psikolog Alexandra Gabriella punya tips yang bisa kamu lakukan untuk tetap tenang menghadapi berbagai berita negatif.

 

Tanya ke Diri Sendiri, Apakah Kamu Memerlukan Informasi Ini?

 

Melek politik memang penting, tapi jangan sampai berita-berita politik yang negatif sampai membuat kamu jadi kehilangan kontrol atas emosi kamu. Supaya nggak kebawa emosi negatif, coba tentukan dulu apa sih pentingnya kita mengetahui informasi itu? Untuk keamanan kah? Jadi, fokuslah pada informasi yang benar-benar kita butuhkan, daripada membaca informasi yang masih simpang siur kebenarannya.

 

Selektif Memilih Informasi 

 

Selain itu, sebaiknya hindari membaca berita demo yang dari judulnya aja sudah bikin resah. Di tengah konflik dan demo di mana-mana ini, bukan cuman media pers yang memberitakan informasi, tapi juga akun-akun pribadi dengan hengpon jadul nya. Seringkali apa yang diposting pun bukannya menenangkan malah bikin makin cemas. Itulah kenapa sebaiknya hindari membaca berita-berita yang bisa memicu emosi negatif kamu. Hindari membaca artikel dengan judul-judul yang bisa memunculkan keresahan dan terkesan memojokkan satu pihak. Cobalah cari informasi lain yang lebih menyenangkan untuk membantu menenangkan emosi kamu.

 

BACA JUGA: Kenapa Aku Selalu Ingin Marah?

 

Respon dengan Bahasa yang Baik

 

Melihat berita yang menyulut emosi, seringkali kita greget ya untuk bales dengan kata-kata kasar. Ketika kamu melihat berita-berita negatif di medsos, usahakanlah untuk beri tanggapan dengan bahasa yang positif untuk mengindari konflik baru yang mungkin bisa muncul karena kata-kata kita sendiri. Sebelum mengomentari postingan tersebut, coba beri jeda kamu untuk melakukan aktivitas lain. Intinya beri waktu sampai kamu merasa lebih tenang, barulah beri komentar. Bahasa yang positif bisa membantu kita mengafirmasi diri secara positif juga.

 

Alihkan Fokus pada Hal Lain

 

Coba deh cek to-do-list kamu, dan lihat apa sih prioritas yang akan kamu lakukan hari ini? Kamu bisa mengalihkan fokus kamu melakukan hal-hal yang memang kamu butuhkan daripada mantengin berita demo. Kamu juga bisa melakukan relaksasi, atau aktivitas lain yang bisa nge-charge emosi positif.

 

Jika kamu merasa cemas dan khawatir dengan aksi yang sedang berlangsung, kamu bisa membantu dengan tindakan sederhana seperti menyebarkan konten positif di medsos kamu. Supaya orang-orang nggak spaneng juga lho. 

 

BACA JUGA: Cara Mengelola Emosi Negatif

 

Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan menghadapi demo dan kerusuhan yang bikin cemas dan resah. Psikolog Alfath Hanifah Megawati juga menyebutkan, penting untuk kita ketahui batas diri dalam menghadapi berita-berita konflik. Kalau memang kita termasuk orang yang mudah tersulut dan nggak mau tersulut, sebaiknya hindari mengakses berita-berita negatif. Terakhir, jangan lupa untuk selalu berdoa untuk kebaikan bersama. Kita nggak punya kontrol untuk mengubah keadaan ataupun untuk mengatur perilaku orang lain. Yang bisa kita lakukan adalah mengontrol reaksi kita terhadap berita-berita negatif tadi.

 

Intinya, jagalah selalu “kewarasan” diri di tengah berita demo yang bikin cemas, dan  banyaknya pemberitaan negatif yang bisa memprovokasi. Jika kamu merasa tidak bisa mengontrol emosi kamu, kamu juga bisa berkonsultasi ke profesional untuk membantu kamu menemukan jalan keluarnya. Jangan sampai emosi negatif malah menimbulkan tindakan agresif yang nggak hanya merugikan orang lain, tapi juga diri sendiri ya.


Tanggapan mereka