Percintaan

Bertengkar dengan Pasangan? Hindari Hal ini!

Oleh Yuan Stephanie


“To be adult in relationship is not to be conflict-free, it's to resolve conflicts mindfully” - David Richo

Menjalin hubungan asmara dengan seseorang yang kita cintai nggak melulu soal kenangan manis dan hati yang berbunga-bunga. Terkadang, konflik juga diperlukan, lho, untuk memperbaiki dan menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan pasangan di masa depan. Saat bertengkar dengan pasangan, biasanya karakter seseorang mulai terlihat. Ada yang meluapkan amarah berlebih, ada yang tenang, atau bahkan ada yang memilih diam saja. 

Ketika bertengkar dengan pasangan, ada 4 hal yang perlu diperhatikan agar hubungan nggak berujung jadi petaka. Yuk, simak bersama apa aja, sih, 4 hal yang harus dihindari saat bertengkar dengan pasangan?

1. Mengkritik Berlebihan

Kamu tuh nggak pernah ngertiin aku!”

Pernah mendengar kalimat di atas? Atau sering mengucapkannya saat bertengkar dengan pasangan? Yuk, mulai sekarang hindari kalimat yang menyerang kelemahan pasanganmu.

Kalimat yang mengandung kata “selalu” atau “tidak pernah” seakan menggeneralisir kepribadian pasangan yang selalu buruk, dan pastinya membuat pasangan jadi merasa nggak nyaman dengan dirinya sendiri. 

2. Merendahkan Pasangan

Aku lagi serius, malah main pabji!

Menurut riset Gottman, poin ini menjadi faktor utama dalam perceraian. Pasalnya, menganggap remeh, menghina dengan kata-kata kasar, atau tidak memperdulikan pasangan saat bicara sudah termasuk indikator merendahkan pasangan.

Coba mulai dengarkan keluhan pasangan dan mencari jalan keluar bersama.

3. Bersikap Defensif

Pokoknya ini semua salah kamu!”

Mengeluh memang salah satu cara meluapkan emosi seseorang. Tapi, jangan sampai keluhan tersebut dijadikan alasan pembenaran, ya. Akui kalau salah dan hindari mencari-cari alasan untuk mengeluhkan sesuatu kepada pasangan.

4. Menghindari Konflik

Denger nggak sih aku ngomong apa?”

Saat konflik terjadi, komunikasi adalah kunci keberhasilan membenahi masalah ketika bertengkar dengan pasangan. Hindari mengacuhkan, berpura-pura tak mendengar, serta memberi respons minim ketika pasangan sedang berkeluh-kesah. Dengarkan, amati, dan berikan nasihat terbaik untuk kemajuan bersama. 

 

Kesimpulannya saat bertengkar dengan pasangan, komunikasi adalah kunci terbaik untuk melerai permasalahan yang ada. Jangan biarkan emosi dan amarah meluap-luap dalam hubungan dengan pasangan, ya. Mulai biasakan diri untuk mengapresiasi dan fokus mendengarkan ketika pasangan sedang berbicara. Hal ini dapat berguna saat membina hubungan yang lebih baik di masa depan. 

Konflik memang tidak bisa dihindari, namun dengan komunikasi yang baik dengan pasangan, konflik justru membawa manfaat agar bisa lebih kenal dengan karakter pasangan. Hal ini tentunya sangat penting, terutama untuk kamu yang ingin membawa hubungan dengan pasangan ke jenjang pernikahan.

Mau tahu lebih banyak tips dalam membangun hubungan sehat sebelum menikah? Yuk, ikuti kelas online InsightMe “How to be Mentally Prepared for Marriage” bersama psikolog Ibunda.id, Saskhya Aulia Prima, M.Psi, Psikolog. 


Tanggapan mereka