Kata Bunda

Bisakah ODGJ Ikut Nyoblos di Pemilu?

Oleh Salsabila Ainurrohman

Beberapa waktu terakhir, ada yang lagi rame nih di sosial media. Soal peraturan iklan kampanye salah satu partai politik yang memuat konten tentang ‘orang dengan gangguan jiwa’. Iklan tersebut dianggap melecehkan dan mendiskriminasi ODGJ, bahkan sampai muncul petisi dari Aliansi Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa yang meminta KPU, Bawaslu, dan DPR RI untuk menindak tegas parpol yang melakukan kampanye dengan cara melecehkan ODGJ.

 

Memangnya seperti apa sih UU memandang ODGJ? Dan, kaitannya sama Pemilu 2019 nih, memangnya bisa ya mereka yang disebut ODGJ menentukan pilihannya secara objektif saat nyoblos? Nah, Ibunda abis ngobrol-ngobrol nih sama psikolog Ratih Andrini, M.Psi dan CEO Legalku M. Philosophi untuk ngebahas itu semua. Penasaran? Cek videonya di bawah ini yaa.

 


Tanggapan mereka