Masalah Diri

Cara Menghilangkan Pikiran Bunuh Diri

Oleh Salsabila Ainurrohman

Pernah ngga sih terlintas di pikiran kamu perasaan tak berdaya, putus asa, seakan ada kata-kata berbisik di kepala ‘kamu tuh ngga guna, ngga ada satu pun yang peduli sama kamu di dunia ini. Dan akan lebih baik kalau kamu menghilang aja dari sini’ dan lalu muncul keinginan untuk bunuh diri?

 

Munculnya pemikiran ingin mengakhiri hidup itu hal yang wajar ketika perasaan dirasa sudah ngga mampu menahan masalah-masalah yang menimpa, bahkan sampai ngga bisa diungkapkan dengan air mata. Munculnya pemikiran untuk bunuh diri pun ngga semerta-merta menjadi tanda bahwa kamu jahat, lemah, atau bahkan ‘gila’. Hanya saja setiap orang punya kemampuan untuk mengatasi rasa sakitnya sendiri-sendiri, dan rasa ingin bunuh diri ini bisa aja muncul karena emosi negatif yang terlalu mendominasi, ngga seimbang dengan emosi positif di dalam diri.

 

Jadi, Haruskah Berhenti Di Sini?

 

Walaupun pemikiran untuk bunuh diri itu normal, tapi tindakan untuk melakukan aksi tersebut sama sekali ngga dibenarkan. Jadi, tahan dulu. Beri jeda antara rasa ingin bunuh diri sampai tindakan bunuh diri yang akan kamu ambil.

 

Coba renungkan dulu, apa kamu yakin kamu akan baik-baik saja setelah mengakhiri hidup? Adakah jaminan untuk meyakinkan kamu kalau mengakhiri hidup adalah solusi untuk bikin kamu lebih bahagia? Jawabannya, ngga ada. Tenangkan diri kamu sejenak, bila perlu menangis, menangislah.

 

Merasa kecewa, marah, dan sedih, itu wajar kok ketika kamu berhadapan dengan situasi yang ngga kamu inginkan, karena rasa sakit adalah bagian yang ngga terhindarkan dari kehidupan. Dan ketika kamu mulai merasa putus asa, coba kenali perasaan kamu dan rasakan emosinya.

 

Emosi itu ibarat cuaca, tidak bisa diprediksi kapan datang hujan, cerah, atau bahkan badai. Tapi satu hal yang harus kamu ketahui adalah cuaca pasti akan berubah, begitu halnya sama emosi. Sekarang boleh sedih, tapi yakinlah ngga selamanya perasaan sedih bakal menghantui kamu, karena kamu juga bisa dan berhak untuk bahagia.

 

Temukan Cara untuk Mengurangi Rasa Sakit

 

Setiap orang punya versinya sendiri-sendiri dalam mengatasi perasaan stress atau bahkan depresi. Bisa lewat menulis, menggambar, menonton film, karaoke, olahraga, atau bahkan pergi jalan-jalan.

 

Ketika perasaan kamu diselimuti pemikiran negatif sampai terlintas pemikiran untuk mengakhiri hidup, tenangkan diri dan coba lakukan hal-hal yang bisa nge-distract kamu dari pemikiran negatif tadi.

 

Kalau sudah lebih tenang, temui orang-orang yang kamu sayangi dan jadi tempat nyaman kamu bercerita. Jangan pendam semuanya sendiri, karena bercerita akan bermanfaat banget buat bantu kamu lebih rileks.

 

Kalau dengan cerita sama temen atau kerabat dekat ngga membantu, dan kamu masih terus dihantui pemikiran untuk bunuh diri, temuilah psikolog. Mereka bisa banget bantu kamu untuk lebih kuat dan membantu kamu keluar dari depresi yang kamu rasakan.

 

Learn to Rest, Not to Quit

 

Seberat apa pun proses perjalanan hidup yang kamu alami, yakinlah bahwa semua itu akan berlalu. Ngga masalah kok kalau kamu mau marah, sedih, dan kecewa, ungkapkan aja. Kalau kamu ngerasa capek, belajarlah untuk beristirahat, bukan lari dan bahkan nekad mengakhiri hidup. Percayalah kalau kamu bisa, kamu kuat, dan di masa depan nanti yakin deh kamu akan sangat bangga sama diri kamu yang sekarang karena udah mampu melalui semuanya tanpa menyerah.



Kalau kamu butuh teman curhat, ceritakan semua masalah kamu sama Bunda yuk. Bunda akan bantu jadi konselor pribadi kamu tanpa kamu perlu keluar rumah. Cukup chat Bunda di LINE @Ibunda, atau www.ibunda.id. Yuk #beranibercerita.


Tanggapan mereka