Pertemanan

Harus Ya Buka Aib Orang Lain?

Oleh Yonathan

 

A: Eh lo tahu gak sih kalau Mike Lewis pernah party sama Lucinta Luna? 

B: Hah seriusan lo demi apa? Gak nyangka banget sih?!

A: Iya seriusan cyin! Tapi ngomong-ngomong party, lo tahu gak sih kalau temen kita juga ada yang demen banget pulang malem?

Yak mari stop sampai disini. Kebayang gak sih berada di posisi seperti ini? Gak ada yang salah dari gosip kok, seru, bisa tahu informasi baru, dan lain lain. Tapi, bagaimana kalau topiknya ternyata bersangkutan dengan aib orang lain?

“Tapi seru bunn, mulut gatel rasanya gimana dong?”

Coba pikir lagi deh kalau kamu berada di posisi sebagai yang digosipin, apakah masih seru? Karena penasaran dengan hal ini, bunda mengajak Psikolog Monica Sulistiawati untuk membahas mengenai masalah ini. Read on to know more!

 Put yourself on other’s shoes

Bagaimana kalau aibmu sendiri yang dijadikan bahan topik gosip? Pastinya gak enak dan memalukan, apalagi kalau hal tersebut tersebar. Lagipula, yang kita tahu hanya permukaannya saja. Kita tidak akan pernah tahu alasan yang melatar belakangi perbuatannya. Jadi apakah masih adil jika menghakimi seseorang tanpa tahu apa-apa? 

Be Smart

Yuk, menjadi individu yang cerdas. Membicarakan aib orang lain tidak akan menyelesaikan masalah dan bukan sebuah bentuk dari solusi. Bisa jadi perbuatan kita malah membuat keadaaan orang tersebut menjadi lebih sulit. Jika memang ingin memberi saran, lebih baik hubungi langsung orang tersebut daripada harus menyebarkan aibnya.

 You are What You Speak

Apa yang kita lakukan dan katakan mencerminkan siapa diri kita sesungguhnya. Dengan kata lain, menyebarkan aib orang lain sama saja dengan menyebarkan keburukan diri sendiri. Orang dapat langsung menilai menilai diri kita saat kita hanya bisa nyinyir atau menghakimi orang lain.

Kita adalah Makhluk Sosial

Kita tidak mungkin hidup tanpa orang lain. Sooner or later, kita pasti membutuhkan bantuan. Bagaimana jika ternyata yang dapat membantu kita adalah orang yang kita sebarkan aibnya? Duh, gak mungkin banget kan. Karena itu, lebih baik menjaga relasi baik dengan semua orang.

 Sebagai manusia, adalah hal yang sangat normal untuk melakukan kesalahan, dosa, maupun aib. Karena itu, lebih baik bersikap rendah hati dan menjaga relasi kita dengan sesama. Lagipula, ada banyak hal yang lebih baik untuk dilakukan daripada harus menggosip. No hard feelings! Bunda lafyu.


Tanggapan mereka