Masalah Diri

Haruskah Mengobati Depresi Dengan Obat?

Oleh Yonathan

Depresi adalah salah satu masalah yang banyak dialami orang, namun tidak sedikit juga yang mempunyai cara yang salah dalam menanganinya. Setelah Tora Sudiro, kali ini giliran Fachri Albar yang tertangkap polisi karena penggunaan narkoba, salah satunya dumolid. Fachri mengakui kalau alasan penyalah gunaannya adalah karena depresi. Karena itu, Bunda mengajak Psikiater Andhika Anindita untuk membahas mengenai masalah pelarian karena depresi.

 

Umumnya pelarian yang digunakan orang ketika beralih ke obat-obatan merupakan salah satu bentuk self-medication, dan jatuh ke dalam penyalahgunaan obat. Karena adanya gangguan psikologis yang dialami, orang umumnya sering mencari jalan keluar sendiri, mulai dari alkohol, stimulan, dan seperti yang sedang santer sekarang, golongan anti cemas.

 

Masalah awalnya adalah, dealing with pain is never easy. Jika ada cara cepat untuk menghilangkan rasa sakit, masa orang akan cenderung memilih cara yang cepat dan mudah tanpa mempertimbangkan faktor lain, seperti kesehatan dan legalitas.

 

Masalah ini kemudian berkembang ke aspek lain, karena mengobati diri tanpa diagnosa yang benar tidak dapat menyembuhkan diri sendiri, melainkan hanya memperbaiki keadaan dengan sifat yang sementara. Bunda tidak sepenuhnya menyalahkan siapapun, karena melakukan hal itu tidak dapat mengubah apa-apa. Bisa jadi lingkungannya yang mengenalkannya kepada obat duluan sebelum ke psikolog, terlebih kalau yang bersangkutan tidak mengerti obat apa itu.

 

Kebanyakan orang seringkali sudah merasa buntu duluan sehingga cenderung mencari pertolongan ke “tempat” yang keliru. Karena itu, Bunda ingin menjabarkan beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengangani depresi tanpa harus menggunakan obat-obatan;

 

Psikoterapi

Seringkali menjadi sarana pertama untuk menangani depresi. Terapi ini bisa membantu kamu mengenali dan mengubah pola pikir dan tingkah laku terhadap apa yang menjadi pemicu depresi.

 

Support Group

Sesuai namanya, support group bisa memberikan kamu dukungan yang kamu butuhkan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa bertanya seputar pengalaman dengan teman-teman yang juga melalui hal serupa.

 

Exercise

Dengan berolahraga, tubuh akan memproduksi hormon “bahagia” seperti endorphine dan dopamine. Selain itu, berolahraga juga mengurangi hormon kortisol yang bertanggung jawab akan timbulnya stress.

 

Mindfulness

Proses memusatkan perhatian penuh pada hal yang sedang dilakukan pada satu waktu, tanpa menilai apakah hal tersebut baik atau buruk. Proses ini dapat membantu mencegah stres dan meningkatkan kesejahteraan.


Bunda mengerti kok kalau depresi adalah sesuatu yang berat, karena itu akan sangat sulit untuk menghadapinya seorang diri. Ada baiknya kalau kamu mencari seseorang yang bisa dipercaya untuk bercerita daripada harus menghadapinya seorang diri. Oh iya, untuk kamu yang sedang merasakan depresi dan bingung harus cerita ke siapa, kamu bisa lho ngobrol banyak sama Bunda. Curhatkan perasaan kamu ke website www.ibunda.id atau juga bisa lewat LINE @ibunda. Bunda tunggu ya.


Tanggapan mereka