Kata Bunda

IbundaxKumparan, Ajak Karyawan Peduli Kesehatan Mental

Oleh Salsabila Ainurrohman

Tanggal 10 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia, di mana momentum ini menjadi ajang untuk meningkatkan awareness atas isu-isu kesehatan mental di berbagai bidang. Salah satu yang seringkali terabaikan adalah tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di tempat kerja. Umumnya sebagian besar perusahaan masih belum memberikan perhatian terkait hal ini, sehingga membuat karyawan dengan masalah-masalah kesehatan mental seperti stress berlebihan, kecemasan, depresi, burnout, kesulitan untuk mencari bantuan untuk menjaga kesehatan mentalnya.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tempat kerja, sekaligus sebagai salah satu bentuk perayaan Hari Kesehatan Mental Sedunia, Ibunda.id menggelar Ibunda Goes to Office, sebuah talkshow dengan tema Mental Health at Workplace yang pertama kali diselenggarakan di kantor Kumparan, yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

 

Baca Juga: Memperingati WMHD Bersama Ibunda

 

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Rabu, 9 Oktober 2019 ini, dihadiri oleh puluhan karyawan Kumparan yang berasal dari berbagai divisi. Bersama psikiater associate Ibunda, dr Jiemi Ardian, peserta diajak untuk lebih lebih peduli dengan kesehatan mental di tempat kerja, terutama ketika harus berhadapan dengan stres. 

 



Setiap orang pasti pernah mengalami stres, termasuk juga para pekerja atau karyawan media yang harus berhadapan dengan deadline setiap harinya, belum lagi dengan masalah rekan kerja yang toxic, atau bahkan masalah di luar pekerjaan yang sering terbawa sampai di meja kantor. Stres ini kemudian dijadikan sebagai hal buruk yang harus dihindari.  

Di sisi lain, dr Jiemi Ardian mengatakan ternyata stres itu sebetulnya tidak selamanya buruk kok. Tanpa stres, kita justru tidak bertumbuh, jadi mudah bosan, dan tidak punya kemampuan menghadapi masalah. 

 

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Butuh Bantuan Psikolog

 

“Stres yang kurang membuat kita tidak bertumbuh, stres berlebihan juga membuat kita berhenti bertumbuh. Stres dibutuhkan dalam jumlah yang tepat untuk kita bertumbuh secara optimal” katanya.

Jika seseorang mengalami stres berlebih, maka dia memerlukan rehat dari situasinya saat ini untuk meredakan stres. Jika terlalu memaksakan diri bekerja dalam kondisi stres, justru bukan membuat produktif tetapi sebaliknya. Itulah kenapa, menyempatkan untuk mengistirahatkan diri ketika stressor datang bertubi-tubi adalah cara yang bijak untuk meningkatkan produktifitas dan membantu seseorang lebih sehat mental. 


Tanggapan mereka

idel senja (INDOXX1)

3 bulan yang lalu

Saya pernah nonton film joker dan saya melihat ada sebuah gangguan mental yang amat sangat tinggi didalam kehidupan seorang main character. Apakah yg menyebabkan seseorang bisa mengalami kehilangan ingatan masa kecil dari segi mental?