Masalah Diri

Kejahatan Seksual Di Sekitar Perempuan

Oleh Yonathan

Seringkali perempuan mendapatkan perlakuan yang “berbeda” dan dianggap sebelah mata oleh lawan jenisnya hanya karena perbedaan jenis kelamin. Perlakuan yang dianggap sepele ternyata bisa sebut sebagai pelecehan, seperti disiuli, diremehkan, dan banyak jenis pelecehan lainnya Karena itulah ada gerakan seperti Women’s March yang menuntut hak-hak keseteraan perempuan untuk ditegakkan, tapi nyatanya masih banyak sesuatu yang tidak diinginkan seperti kejahatan seksual.

 

Di benak kamu, mungkin kata-kata “kejahatan seksual” berkisar seputar pemerkosaan dan memegang bagian-bagian perempuan dengan penuh nafsu, namun tahu gak sih kalau sebenarnya it’s much more than that? Yuk, berkenalan lebih dekat dengan perlakuan melenceng yang dikatakan sebagai kejahatan seksual!

 

Pelecehan gender

Meremehkan seseorang berdasarkan jenis kelaminnya bukanlah sesuatu yang asing ditemui. Banyak perempuan yang pasti menolak untuk dilecehkan, seolah mereka ingin berkata “Emangnya perempuan bisa kayak gini?”. Tak hanya itu ada berbagai pernyataan lainnya yang terkesan merendahkan, mulai dari komentar di sosial media, gambar atau bahkan tulisan yang merendahkan perempuan pada umumnya.

 

Perilaku menggoda

Perilaku menggoda bisa dikatakan kurang pantas, apalagi kalau korban merasa risih atau tidak senang. Contoh dari hal ini adalah memaksa untuk kencan, mengirimkan pesan dan telepon secara berulang-ulang kali sehingga mengganggu korban.

 

Penyuapan Seksual

Permintaan terkait aktivitas seks dengan janji memberi imbalan juga bisa termasuk dalam kejahatan seksual. Terkadang hal ini dilakukan ke korban secara terang-terangan ataupun secara halus. Jika perilaku ini terjadi pada kamu, ada baiknya tolak kalau kamu benar-benar tidak senang dengan hal ini. Buktikan kalau kamu bukan seseorang yang lemah dan bisa melawan.

 

Pemaksaan seksual

Hingga saat ini kasus pemaksaan terhadap perempuan untuk berhubungan seksual masih belum hilang. Bahkan kasus-kasus seperti ini semakin banyak, selain itu banyak pelaku yang seperti mengancam jika korban tidak mau melakukan hal itu. Ancaman itu bisa berupa pemecatan korban dari kantor, pencemaran nama baik atau tidak kriminal lainnya.

 

Pelanggaran seksual

Adapun pelanggaran-pelanggaran seksual lainnya menyebabkan perempuan semakin terganggu dan bahkan merasa tidak dihargai. Terkait pemaksaan kontak fisik yang tidak diinginkan oleh pihak perempuan seperti disentuh, diraba ataupun penyerangan seksual.

 

Dilihat dari sisi manapun, kejahatan seksual apapun bentuknya bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Jika kamu merasa diperlakukan seperti itu atau orang yang kamu kenal adalah salah satu korban, maka jangan takut untuk mengungkapkan rasa keberatanmu.

 

Selain itu, jangan pernah menyalahkan dirimu atas masalah yang terjadi, karena apapun yang terjadi bukan merupakan salahmu. Memendam suatu masalah hanya akan membawa masalah lain. Ada baiknya kamu punya sesuatu untuk dibicarakan dan tidak tahu harus berbicara kepada siapa, kamu juga bisa ngobrol dengan ibunda melalui LINE @Ibunda ataupun melalui website www.ibunda.com.

Stand up, speak up!


Tanggapan mereka