Masalah Diri

Kenapa Aku Selalu Ingin Marah?

Oleh Salsabila Ainurrohman

Cung disini yang pernah nonton drama Korea Reply 1988? Pasti ngga asing dong sama sosok nuna galak Sung Bora yang doyan banget marah-marah. Orang lagi diem aja disewotin. Kamu kaya gitu juga ngga? Ada ngga sih alasan psikologisnya kenapa orang suka marah-marah?

 

Menjadi orang baik yang ‘bener’, bukan berarti dia ngga boleh marah-marah. Marah itu emosi yang wajar lho, karena itu adalah salah satu emosi yang ada pada manusia. Bedanya, marah yang normal adalah marah yang datang ketika ada penyebabnya, atau ada trigger yang bikin emosi negatif ini muncul. Ngga masalah kok kalau lagi marah terus pengen dilampiaskan. Tapi awas, pelampiasannya harus tepat dan ngga merugikan orang lain lho ya.

 

Kantiana Taslim, M.Psi., psikolog klinis Personal Growthmenyebutkan, rasa marah yang terlalu sering dipendam dan diregulasi dengan tepat, dapat berdampak buruk terhadap berbagai aspek hidup lho. Misalnya, pada hubungan sosial, kestabilan emosional, fokus untuk berpikir dan menyelesaikan masalah, bahkan dapat secara tidak langsung mempengaruhi kesehatan fisik juga. Nah, itulah kenapa penting untuk kita tau apa sih akar dari penyebab kemarahan yang timbul, agar dapat segera diatasi dengan baik. Kantiana menyebutkan beberapa penyebab kemarahan yang sering muncul, di antaranya:

 

Tidak Menyadari dan Emosi yang Dirasakannya

 

Ketika seseorang ngga sadar dan mengenali perasaannya, besar kemungkinan sewaktu emosi negatif melanda, ia akan melampiaskannya secara meledak-ledak. Hal tersebut terjadi karena ia ngga mengetahui apa yang sedang terjadi pada dirinya dan perasaan yang timbul karenanya. Oleh karena itu, penting untuk sedini mungkin kita belajar dan terbiasa untuk ‘sadar’ dan mengidentifikasi apa yang sedang dirasakan, sehingga kita dapat berespon secara tepat terhadap situasi dan emosi yang ada.

 

Terlalu Banyak Memendam Berbagai Emosi Negatif

 

Ketika seseorang merasakan berbagai emosi negatif (seperti marah, benci, sakit hati, kesal) dan berbagai emosi tersebut ngga diekspresikan serta diregulasi dengan baik, besar kemungkinan perasaan negatif tersebut terus tersimpan berlarut-larut dalam dirinya. Akibatnya, perasaan tersebut sewaktu-waktu dapat meledak di berbagai situasi. Jadi semua orang kena batunya, bahkan tanpa ada yang melakukan kesalahan apa pun.  

 

Tidak Berusaha Menyelesaikan Masalah

 

Adakalanya, dalam hidup kita menghadapi berbagai permasalahan. Permasalahan tersebut dapat memunculkan stress dan berbagai emosi negatif dalam diri. Seringkali kita ngga langsung menghadapi dan menyelesaikan permasalahan yang ada, malah membiarkannya, menghindar, atau malah menyibukkan diri dengan berbagai hal lain yang sebetulnya juga ngga membantu menyelesaikan masalah. Akibatnya, kita malah semakin frustasi dan marah. Itulah kenapa penting untuk kita menenangkan diri ketika menghadapi suatu masalah, dan setelah cukup tenang, ambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Jadi ngga numpuk-numpuk di dalam jiwa yang akhirnya malah bisa jadi bom waktu.

 

Toleransi yang Rendah Terhadap Stress

 

Rasa marah yang seringkali muncul juga dapat disebabkan oleh kondisi diri yang kurang dapat beradaptasi dengan baik. Hal tersebut menyebabkan seseorang kurang mampu mentoleransi berbagai perubahan yang terjadi di luar rencana, hal-hal yang ngga sesuai dengan harapan, atau situasi di lingkungan yang dianggapnya buruk dan menimbulkan masalah. Karakteristik diri yang demikian membuat seseorang hanya berfokus pada hal-hal negatif yang ada, dan ngga dapat menerima situasi yang terjadi. Akibatnya, ia dipenuhi dengan perasaan marah dan berbagai emosi negatif lain, sehingga malah ngga bisa fokus mencari solusi yang tepat.

 

Adanya Gangguan Emosional

 

Rasa marah yang sering timbul berlebihan, dan ngga dapat diregulasi dengan baik juga bisa jadi salah satu tanda adanya gangguan emosi lho. Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekatmu seringkali mengalami kemarahan yang berlebihan dan ngga bisa meregulasinya dengan baik, segeralah kunjungi psikolog untuk mengecek kondisi kamu.

 

Nah itulah beberapa alasan kenapa seseorang selalu ingin marah. Penting untuk kamu ketahui, merasakan emosi negatif itu boleh lho, ngga ada yang larang. Kamu hanya perlu menerima perasaan itu, mencari akar nya kenapa rasa itu bisa muncul, dan meregulasinya dengan cara yang tepat juga. Belum tau caranya gimana? Kamu juga bisa baca tips regulasi emosi versi iBunda yang bisa kamu coba sendiri.

 

Untuk kamu yang butuh teman curhat, soal apa aja, ibunda siap jadi teman curhat online terbaik kamu. Gratis! Yuk curhat aja ke www.ibunda.id.


Tanggapan mereka