Masalah Diri

Kesal dengan perusahaan?

Oleh Ibunda Official

Stop mengeluh dan lakukan evaluasi

Berhenti menyalahkan diri sendiri dan orang lain. Intropeksi diri sendiri mengapa situasi ini terjadi, lalu tuliskan satu per satu dalam secarik kertas, baca, dan analisa. BIla salah satu contoh, jika konsep dan proyek impian tak kunjung dilirik atau direalisasikan oleh atasan, coba tetap berpikir positif bahwa suatu saat akan dilirik.

Gali sisi positif

Menjadi positif mampu meningkatkan mood dan memperbaiki semangat kerja. Jadi, bila atasan tak juga menggubris ide kreatif, coba terapkan hal tersebut pada proyek pribadi. Setidaknya, ide-ide tersebut tidak sia-sia.

Ingat kekecewaan di masa lalu

Kekecewaan kamu lima tahun yang lalu tidak ada artinya sekarang. Intinya, semua masalah akan disembuhkan oleh waktu. Kendalikan yang bisa kamu kendalikan, respon orang lain tidak akan pernah bisa kamu kendalikan, kalau kata Jean-Paul Sartre, “Hell is other people”.

Punya batasan

Kalau baru sekali dua kali kecewa sebenarnya masih berada dalam batas normal, tapi kamu juga harus membuat batas yang tidak boleh dilalui, agar kamu diperlakukan dengan adil. Kamu harus punya sikap, kalau kamu punya kekesalan, utarakan dengan jujur kepada atasan, kalau gara curhat kamu kamu diperlakukan makin parah, artinya atasan kamu tidak professional, dan ada baiknya kamu keluar.


Tanggapan mereka