Masalah Diri

Kok Ngejek Fisik Mulu Sih?

Oleh Fx Dimas

Hayo, siapa nih yang pernah bisik-bisik ngomongin fisik orang lain? Atau bahkan kamu melakukan hal itu secara terang-terangan. Hmm, kalau kamu pernah melakukan hal itu berarti kamu pernah melakukan body shaming nih.

Pasti ada yang bertanya, emang apa sih body shaming itu? Bisa dibilang body shaming itu sebagai bentuk mengkritik orang lain mengenai berat badan, bentuk tubuh, atau penampilannya. Sebenarnya ada beberapa kalimat body shaming yang sering kita dengar lho, seperti “Kok gendutan sih?” atau “Tambah gelap aja nih warna kulitnya?” Awalnya sih buat seru-seruan atau sebagai bahan bercandaan, padahal ini bukan hal sepele lho apalagi untuk mereka yang disebut sebagai korban atau penerima body shaming. Pasti akan ada efek dimana mereka merasa minder, malu atau bahkan hal yang tak pernah kamu ketahui sebelumnya. Maka dari itu nih, kali ini psikolog Tiara Puspita akan membahas mengenai efek korban yang terkena body shaming. Yuk, pelajari lebih dalam mengenai efek body shaming!

Merusak kepercayaan diri

Ketika terus mengalami body shaming, tentunya akan berdampak pada kepercayaan diri seseorang lho. Si korban body shaming akan memulai mempertanyakan bentuk tubuhnya sendiri seolah memunculkan negative body image, lambat laun timbul stres hingga depresi. Pernah gak sih memikirkan hal ini ketika kamu mulai mengkritik fisik orang lain? Mulai sekarang lebih mengkontrol setiap ucapan apapun yuk, apalagi kalau udah menyangkut fisik atau bentuk tubuh. Itu udah sensitif banget lho.

Memicu kebiasaan buruk

Banyak yang katanya hanya berniat bercanda ngomongin fisik orang lain. Padahal salah satu efek dari body shaming akan memicu si korban melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk, yang belum tentu pernah dilakukannya sebelum menerima perilaku body shaming. Kebiasaan buruk yang bisa saja timbul seperti diet eksrim, olahraga berlebihan hingga berpotensi menimbulkan eating disorder. Tujuan mereka melakukan itu hanya ingin memiliki bentuk tubuh yang sesuai dengan masyarakat inginkan. Padahal belum kebiasaan buruk yang muncul justru bisa membahayakan tubuh sendiri lho.

Konsumsi makan tak terkontrol

Nah, efek yang berikutnya ini si korban body shaming bisa menjadi orang yang lebih banyak mengkonsumsi makanan akibat merasa stres dan depresi. Namun, ada juga yang justru tidak mau makan sehingga berdampak buruk bagi kondisi fisik atau kesehatan orang tersebut. Hmm, sampai segitunya efek dari body shaming.

Sudah tau kan efek dari body shaming itu sendiri. Mulai sekarang coba yuk untuk menghargai bentuk tubuh orang lain yang berbeda dari kita. Tubuh semua orang itu pasti berbeda-beda, dari perbedaan itulah yang membuat seseorang bisa dikatakan unik. Jadi, semua orang itu enggak mesti punya bentuk tubuh atau kulit yang sama kok.


Tanggapan mereka