Percintaan

Komitmen Itu Apa Sih?

Oleh Eliana Hera

Banyak pasangan muda di luar sana yang terjebak dalam pengertian komitmen. Ya, komitmen! Satu kata ini cukup jadi kontroversial lho. Apalagi di dalam perjalanan asmara, komitmen banyak disalahartikan pemaknaannya, yaitu sekedar mencintai satu orang dan mengikat janji. Padahal sebetulnya arti komitmen tidak hanya itu saja. Nah, apa aja sih ciri-ciri dari komitmen itu sendiri? Yuk, sama-sama kita cari tahu!

Mencintai apa adanya

Gimana sih perasaan kamu kalau si Dia tiba-tiba meninggalkanmu akibat males melihat sikap jelekmu? Pasti kamu kesal dong, mulai mengutuknya dan beranggapan bahwa dunia ini tidak adil. Tak hanya sekedar janji untuk setia mencintai satu orang aja lho, tapi komitmen itu adalah sikap mau menerima untuk menjaga hubungan tetap berjalan. Kalau ada kekurangan di diri pasanganmu, kamu pun harus berusaha menerima kekurangan itu. Bingung caranya gimana? Coba deh untuk menyadari kekurangan yang ada di diri kamu sendiri. Ingat ya kalau semua orang enggak ada yang sempurna, pasti ada aja deh kekurangannya. Kekurangan yang dimiliki pasanganmu itu bukan segalanya lho kalau dibandingkan dengan kehadirannya di dalam hidupmu selama ini. Dengan mencoba menerima kekurangan itu, kamu dan pasangan akan lebih mensyukuri kehidupan dan hubunganmu akan lebih berwarna.

Rendah hati ke pasangan

Satu hal yang penting untuk kamu ketahui kalau komitmen itu bukan sekedar masalah kesetiaan. Namun, komitmen juga mau mengalah dan menerima apa yang diinginkan pasangan demi menjaga hubungan kalian. Kalo kamu masih suka mementingkan diri sendiri dan enggak mikirin perasaan pasangan, itu bukan komitmen namanya. Hal yang kayak gitu justru bisa disebut kamu masih egois dan kekanak-kanakkan. Berbeda halnya dengan menjadi seorang yang penurut, rendah hati kepada pasangan bukan berarti menjadi pasangan yang bodoh dan bisa diperalat. Selama hal tersebut tidak banyak merugikanmu (mengancam nyawa  atau melanggar HAM), komitmen yang benar berarti memelihara hubungan dengan baik dan bisa saling memahami satu sama lain.

Bisa bertanggung jawab

Apa pun sikap yang dimiliki oleh pasangan, intinya kalian saling membutuhkan, mencintai apa adanya, dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan. Kamu sebenernya boleh lho tidak melakukan ini semua, eits tapi kalau kayak gitu berarti bisa dibilang tidak serius dan hanya mengejar kesenangan saja. Kamu harus ingat ya, kalau komitmen dalam sebuah hubungan hanya diperuntukan untuk pasangan yang percaya akan cinta yang tulus, ikhlas dan tanpa syarat.


Tanggapan mereka

William lukman

sekitar 3 tahun yang lalu

hai bunda

Testing Email

sekitar 3 tahun yang lalu

makasih artikel nya bund.