Kata Bunda

Menjaga Kesehatan Mental Selama Social Distancing

Oleh Salsabila Ainurrohman

Your grandparents were called to war.

You’re being called to sit on your couch. You can do this.

-Unknown-

 

Kemunculan Coronavirus sedikit banyak mengubah rutinitas manusia di berbagai belahan dunia. Salah satunya setelah diberlakukannya social distancing, atau anjuran bagi setiap orang untuk menjaga jarak dengan kerumunan massa untuk menekan penyebaran virus corona antar manusia. Dengan kata lain, saat ini hampir semua orang dianjurkan untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, dan memperbanyak waktu di rumah.

Sekilas mungkin terdengar menyenangkan ya? Serasa seperti waktu libur panjang yang datang tiba-tiba. Tetapi di sisi lain, kondisi ini juga bisa meninggalkan banyak dampak negatif pada seseorang secara fisik maupun psikis. Apalagi perubahan yang tiba-tiba seperti sekarang, yang seringkali diiringi dengan rasa kurang nyaman.  Perasaan bosan tentu saja sangat mungkin dirasakan, atau malah bisa berdampak pada kesepian. Jika kita tidak pandai mengelolanya, bisa jadi hal-hal ini malah menjadi faktor pemicu stres atau gangguan emosi yang lain.

 

Baca Juga: Virus Corona Bikin Cemas? Lakukan Tips Ini

 

Untuk itulah penting agar kita bisa sadar lebih awal tentang bagaimana menjaga kesehatan mental selama social distancing ini. Nah, berikut ada beberapa tips dari psikolog Ibunda, Emeldah, M.Psi, yang bisa kamu coba lakukan ketika berhadapan dengan berbagai stresor selama menjaga jarak dari kerumunan.

Mulai Atur Pola Hidup Sehat

Untuk menangkal virus corona, usaha yang bisa kita lakukan bukan hanya berdiam diri di rumah, tapi juga dengan menjaga tubuh kita tetap sehat. Usahakan untuk selalu menjaga kesehatan dengan menyempatkan diri berolahraga, makan makanan bergizi, tidur yang cukup, minum air putih dalam jumlah yang banyak, istirahat cukup, dan menjaga kebersihan diri (sering mencuci tangan dan wajah).

Tetap Terhubung

Melakukan social distancing bukan berarti jadi musuh-musuhan sama semua orang. Justru tetap terhubung selama menjaga jarak fisik itu penting banget, karena pada dasarnya kita adalah makhluk sosial yang butuh berkomunikasi. Bahkan orang introvert juga bisa stres kalau gak ketemu orang. Itulah kenapa penting untuk menjaga komunikasi terutama dengan orang-orang terdekatmu.  Hal ini juga dapat meningkatkan perasaan bermakna satu sama lain karena mendapat perhatian dari sesama.

Batasi Akses Informasi Negatif 

Setiap buka sosmed, yang muncul berita corona lagi, berita kematian lagi, dan kehebohan corona lainnya. Gimana gak panik? Jika informasi mengenai wabah ini diakses terus-menerus, bukan tidak mungkin malah menimbulkan kecemasan.  Bisa jadi kita akan mulai memprediksikan hal-hal buruk yang akan terjadi. Pahami bahwa kita membutuhkan waktu untuk beristirahat dan mencerna berbagai informasi yang ada. Pastikan juga kamu mendapatkan informasi yang valid dari media terpercaya ya. 

 

Baca Juga: Tips Menghadapi Anggota Keluarga Toxic

 

Tetap Produktif Walau di Rumah 

Selain kewajiban untuk tetap belajar atau bekerja dari rumah, kita juga tetap bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan produktif.  Misalnya belajar keahlian baru, bisa belajar memasak resep-resep baru, belajar bahasa asing, membaca buku yang selama ini belum sempat dibaca, atau menata ulang kamar. 

Hubungi Profesional Jika Kamu Membutuhkannya

Social distancing bikin perasaan kamu gak nyaman? Atau kamu memiliki banyak keluhan secara psikis yang bikin stres dan cemas seharian? Jika iya, gak ada salahnya kamu memulai untuk mencari bantuan profesional. Kamu juga bisa menggunakan layanan konsultasi online untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat dari pakarnya. (Coba di sini).

Nah itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental selama social distancing. Jangan lupa, di momen social distancing ini juga kamu bisa menghabiskan waktu untuk melakukan pendekatan spiritual dengan berdoa dan beribadah, karena ini dapat menjadi sarana untuk melepas stres psikologismu. Intinya, tetaplah tenang karena semua ini pasti akan segera berlalu. Semangat!  


Tanggapan mereka