Masalah Diri

Putri Titian Artis Kebal Body Shaming

Oleh Eky Yohana

Siapa sih yang ga kenal Putri Titian ? Artis Sinetron dan FTV yang terkenal di Era 2010 yang imut-imut itu lho, biasanya kita kenal dengan sebutan Sissy yaitu nama karakter di sinetronya. Pada tahun 2016 Tian melangsungkan pernikahan dengan Junior Liem salah satu Aktor Indonesia yang sudah lama menjalin hubungan dengannya. Pada tahun 2017 tepatnya Maret tanggal 25 lahir buah hati pertama mereka bernama Theodore Iori Liem. Ini merupakan hari terbahagia Tian dan Junior setelah hari pernikahannya.

 

Namun, ada saja netizen yang berkomentar tidak enak. Pasalnya setelah melahirkan tubuh imut Tian berubah menjadi sedikit berisi dan gemuk. Awalnya Tian biasa saja menanggapi netizen maha benar yang mengomentari bentuk tubuhya. Namun, beberapa hari terakhir nampaknya Tian ingin mengungkapkan bahwa body shaming merupakan suatu hal yang tidak dibenarkan. Body Shaming merupakan sikap atau perilaku yang negatif terhadap berat badan, ukuran tubuh, dan penampilan seseorang. Beberapa hari yang lalu Tian mengutarakan tentang pengalamannya seputar body shaming dan gimana sih cara bisa kebal dibully netizen karena body shaming, yuk simak ya!

 

Body Shaming Bukan Ajang Basa-Basi

 

Terkadang orang Indonesia salah pengertian. Untuk memulai suatu pembicaraan biasanya dimulai dengan percakapan ‘Eh, udah lama ga ketemu kok lo gendutan si? Ga ada niat buat diet?’ ‘Ya, ampun sekarang lo jerawatan dulunya bersih deh ?’ atau ‘Abis dari Bali kok iteman sih ?’. Nah, yang begini nih yang harus diperbaiki, dari perkataan ini terkadang buat yang nerima itu baper bahkan bisa saja sakit hati. Parahnya mereka bisa meng-amini perkataan tersebut dan ada penyesalan dalam diri sehingga memutuskan untuk tidak mau makan. Pengalaman dari Putri Titian di masa lalu. ia pernah terkena dampak body shaming lho, akhirnya Tian memutuskan untuk diet dan ga makan seharian dan diganti dengan merokok. Namun, Tian akhirnya terkena Maag dan jika Tian telat makan akan ngerasa ulu hatinya perih dan mual seperti masuk angin dan mulai dari kejadian itu Tian merasa bahwa hal yang ia lakukan itu salah. Hati-hati lho ya dari ucapan bisa jadi musibah.

 

Coba Arahkan Kepada Kegiatan Positif

 

Jika kamu merasa care sama teman kamu yang memiliki fisik yang bermasalah. Mungkin kamu bisa secara halus atau langsung megajak untuk melakukan aktivitas yang bisa mengurangi atau tidak terkesan men-judge mereka. Menurut Tian akan lebih bermanfaat apabila dengan mengajak atau memberikan suatu hal yang nyata seperti, ‘Ikut kelas yoga yukk’, apabila teman kamu abis lahiran kamu bisa memberi kado yang bermanfaat seperti korset. Setidaknya hal tersebut lebih baik daripada mengumpat.

 

Berikan Pemahaman Seputar Body Shaming

 

Biasa orang melakukan body shaming karena tidak tau arti dari body shaming. Nah, memang penting untuk memberikan pemahaman tentang body shaming dan dampak bagi orang yang telah menjadi korban body shaming. Agar orang teredukasi dan mengerti bahwa dampak yang dihasilkan akan buruk. Simplenya menurut Tian body shaming itu ngatain fisik orang lain dan konotasinya negatif. Nah, hal ini biasanya akan mempengaruhi citra tubuh diri sendiri dan berdampak pada menghakimi diri bahwa fisiknya buruk, ujung-ujungnya bakal diet atau melakukan hal yang membahayakan fisik kan kasihan. 



Public Figure Juga Manusia

 

Nah, ini yang biasa netizen katakan apabila public figure yang mereka komentari fisiknya membalas komen netizen dengan nyelekit atau tidak pandang bulu. Karena walaupun public figure dituntut untuk profesional namun mereka juga manusia. Wajar dong kalau ia marah ataupun kesal ketika dikomentari yang membahas tentang fisik. Jadi, kalau kamu mau dihargai coba kamu hargai dulu orang lain. Bukan kah saling menghargai itu indah :).



Nah, kamu udah tau kan sekarang sedikit seputar body shaming. Next bunda akan kasih tau kamu lebih lengkap lagi seputar body shaming yaa! Kalau kalian mau sharing perihal cerita seputar pengalaman body shaming bisa banget lho. Yuk cerita sama bunda di www.ibunda.id dan Line @ibunda. Curhat yuk sama Bunda, pasti Bunda cari solusinya! #SpeakUpYourLove with Ibunda




Tanggapan mereka