Masalah Diri

Saatnya Belajar Menerima Ketidaksempurnaan Diri

Oleh Salsabila Ainurrohman

Mencintai orang lain itu mudah, yang susah itu cinta sama diri sendiri.

 

Charles Bukowski pernah bilang, jika kamu punya kemampuan untuk mencintai, cintailah dirimu lebih dulu. Karena pada dasarnya, kita nggak mungkin bisa benar-benar mencintai seseorang, kalau untuk mencintai diri sendiri aja kita belum tau caranya gimana.

Mencintai diri sendiri mungkin terdengar egois dan narsis ya, padahal nyatanya gak gitu kok. Justru, mencintai diri adalah kunci untuk seseorang bisa benar-benar mengenal diri, dan menjalankan hidup bukan berdasarkan apa kata orang, tapi apa kata keinginan dan kebutuhan diri sendiri. Sederhananya, ketika kita bisa lebih menerima kelemahan, sekaligus kelebihan diri, nggak lagi sibuk menjelaskan diri kita pada orang lain, nggak lagi sibuk menyalahkan diri sendiri atas hal yang sudah berlalu, nggak lagi terpuruk dalam ingatan buruk di masa lalu, tapi bisa benar-benar menjalani hidup dengan utuh di saat ini, semua itu termasuk tanda-tanda seseorang yang mencintai dirinya sendiri. Ternyata nggak mudah ya? Tapi bukan berarti nggak bisa dilakukan loh. Mencintai diri adalah sebuah proses yang bisa terus dilatih seiring waktu.

Untukmu yang saat ini berdomisili di kawasan Jabodetabek, kamu juga bisa ikut belajar untuk mencintai diri sama-sama dalam acara talkshow dan writing therapy : First, Love Yourself, Belajar Menerima Ketidaksempurnaan Diri bareng psikiater kece dr Andreas Kurniawan, dan content creator Devina Aureel. Di sini, kamu juga bisa sekaligus mendapatkan buku perdana dari Ibunda berjudul I HATE LOVE ME, sebuah buku panduan untuk membantu perjalanan kamu mengenali, menerima, menghargai, dan lebih mencintai diri sendiri.

 

 

Tertarik buat ikutan? Yuk daftar sekarang di sini. Jika ada pertanyaan lain, kamu juga bisa menghubungi nomor Ibunda di 089 771 778 12 (WhatsApp only). See you! 


Tanggapan mereka