A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: meta_image_webinar

Filename: views/header.php

Line Number: 33

">
Masalah Diri

Seasonal Affective Disorder "Depresi Akhir Tahun"

Oleh Fx Dimas

Siapa yang udah pernah dengar istilah yang satu ini “Seasonal Affective Disorder”? Untuk kamu yang sudah pernah mendengar tentang SAD pasti tau saat ada kabar Jonghyun SHINee bunuh diri. Untuk kamu yang baru mendengarnya pertama kali, psikolog Alexandra Gabriella akan menjelaskan beberapa hal mengenai Seasonal Affective Disorder. SAD sebenarnya tidak terlalu banyak bedanya dengan depresi pada umumnya. Ciri-cirinya mulai dari penurunan mood dan energi, penurunan ketertarikan pada sesuatu yang biasanya ia minati, merasa tidak berharga, sulit berkonsentrasi, perubahan pola tidur sehingga terjadi insomnia atau hypersomnia bahkan mereka memiliki pemikiran untuk menyakiti diri dan berniat bunuh diri.

 

SAD biasanya terjadi karena ada nilai-nilai yang terbilang kaku di dalam diri seseorang. Yang membedakan SAD dengan depresi pada umumnya yaitu SAD bisa terjadi ketika mendekati musim atau bulan-bulan tertentu. Jadi depresi ini terkesan musiman seperti bisa terjadi ketika momen akhir tahun, perayaan hari ulang tahun atau pada saat perubahan musim. Mendekati momen ini, orang yang memiliki SAD akan tidak terlihat senang seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia jadi lebih memiliki perasaan negatif, terlihat lesu bahkan mempunyai rencana untuk menghindari momen-momen yang membuatnya depresi (walaupun ini sangat sulit untuk dilakukan). Contoh sederhananya ketika sudah mulai akhir tahun, orang ini akan mulai flashback terhadap pencapaian dirinya dalam setahun belakangan. Saat flashback ternyata ada beberapa hal yang belum sesuai target seperti masalah finansial atau mungkin belum memiliki pendamping hidup. Disinilah SAD bisa saja muncul karena merasa dirinya belum bisa mencapai sesuatu yang ia inginkan.

 

Untuk kamu yang memiliki keluarga, pacar atau teman dekat yang mengalami Seasonal Affective Disorder ada baiknya nih untuk terus mengingatkan dirinya kalau ia itu worthed dan berharga. Ajak juga ia untuk terus bergerak aktif (ini berguna untuk meluapkan semua energi dan mood negatif). Kalau dirinya sudah mengarah ke pemikiran untuk bunuh diri, ada baiknya memang ada medikasi antidepresan dengan psikiater supaya mood negatifnya tidak berlarut-larut dan berujung melakukan upaya bunuh diri. Namun, hal ini cukup sulit untuk mereka yang mengalami Seasonal Affective Disorder akibat perubahan musim apalagi jika negara tersebut memiliki 4 musim. Belum lagi ketika musim salju yang membuat musim jadi cukup ekstrim, ketika ingin bergerak dan beraktivitas saja jadi sangat sulit. Untuk itu nih perlu diberikan bright light therapy. Setidaknya kamu harus ada di antara mereka yang sedang mengalami Seasonal Affective Disorder agar mereka bisa merasakan kalau dirinya tidak sendiri. Ingat, kehadiranmu sangat penting dan berharga!


Tanggapan mereka