Keluarga

Sehat Mental Selama Pilpres

Oleh Eky Yohana

Duhh, keluarga aku pilih Paslon Nomer 23 tapi aku mau pilih  Paslon Nomer 11. Kalau aku beda pilihan nanti aku dimusuhin T-T. Tapi berita di media sosial katanya Paslon Nomer 23 beritanya positif malahn  Paslon yang aku pilih Negatif. Aku jadi bingungg....

 

 

Siapa dari kalian yang merasa kayak gini? Pemilu 2019 kali ini memang banyak banget kejutannya ya. Sampai-sampai satu keluarga bisa terpecah karena berbeda pilihan, group WA isinya tentang berita-berita pemilu mulai dari positif-positifnya sampai ada HOAX yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

 

Walaupun keliahatannya sepele tapi dampaknya lumayan besar juga lho buat kesehatan mental kita. Coba deh kamu bayangin, kalau kamu dengan satu keluarga bermasalah hanya karena Pemilu yang ada 5 tahun sekali. Sayang banget yaaa, nah biar kamu tetap terjaga kesehatan mentalnya kali ini psikolog Alfath Hanifah Megawati, M.Psi., Psikolog akan berikan kamu tipsnya!!

 

 

Hargai Perbedaan

Pahami bahwa kampanye pilpres bukan ajang untuk saling menyerang dan ajang untuk memaksakan pendapat. Setiap orang boleh saja berbeda pendapat, karena adanya keyakinan dan nilai hidup yang berbeda-beda pada setiap orang. Tentunya kita tidak bisa memaksakan yaa, jadi cukup menghargai apapun keputusan orang lain :).

 

 

Selektif Memilih Berita

Lebih banyak membaca berita yang bermuatan positif dibandingkan yang bermuatan negatif. Sesuatu yang bersifat negatif lebih mudah menular pada cara kita berpikir, jadi penting untuk memilih berita-berita yang membantumu berpikiran lebih luas dalam arti positif. Jika kamu terpapar hoax  atau berita-berita yang negatif dan kamu tidak nyaman dengan berita tersebut kamu bisa menghindarinya lho. Caranya mudah kamu bisa report as spam dan akun tersebut akan ditindaklanjuti oleh instagram.

 

 

Cari Lingkungan Pertemanan Aman

Tidak mengakses media yang membuatmu merasa diserang, misalnya di media sosial. Alihkan pikiranmu agar tidak membaca konten yang membuatmu tidak nyaman dan tahan dirimu untuk tidak mengisinya dengan komentar negatif. Selain itu, kamu boleh memilih lingkaran pertemanan yang tidak propokatif dalam media sosialmu ya.

 

 

Menerima Keputusan Akhir

Membangun keyakinan bahwa siapapun presiden yang terpilih nantinya adalah yang terbaik. Dibandingkan memenuhi diri kamu dengan kekecewaan terhadap hasilnya nanti, lebih baik penuhi dengan apa kontribusi sederhana yang dapat kamu berikan untuk negaramu, siapapun presidennya nanti. Jangan golput yaa ingett!!

 

 

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu agar lebih sehat mental dan terhindar dari hal-hal negatif saat pilpres. Kesayangan bunda, gunakan hak pilihmu dengan baik ya.  Suaramu sedikit banyak berkontribusi untuk kemajuan negara kita. Jangan lupa tanggal 17 April datang ke TPS terdekat ya!

 

Buat kamu yang butuh temen curhat tentang masalah-masalah diri kamu, atau masalah lainnya, kamu bisa lho curhat ke Ibunda di www.ibunda.id. Bisa juga lewat chat LINE di @Ibunda, atau curhat calll bersama psikolog ibunda. Yuk #BeraniBercerita!

 


Tanggapan mereka