Masalah Diri

Sering Berpikir Negatif? Ini Alasan Psikologisnya

Oleh Salsabila Ainurrohman

Dibelenggu pikiran negatif (atau bahasa kerennya negative thinking) itu memang nggak enak ya. Pasti bikin aktivitas sehari-hari jadi keganggu, dan bikin kita nggak fokus sama hal-hal positif yang sebenarnya banyak tersebar di sekeliling kita. Tapi ternyata, sering berpikir negatif ini dialami sama banyak orang lho. Risetnya menunjukkan, bahkan secara biologis manusia cenderung senang berpikir negatif. Tapi kenapa ya?


Psikolog Alfath Hanifah Megawati, M.Psi menjelaskan, ada beberapa alasan psikologis kenapa seseorang cenderung sering berpikir negatif bahkan sama diri sendiri.

 

Pengaruh Lingkungan

 

Faktor pertama, kecenderungan berpikiran negatif tentang diri sendiri ataupun hal di sekitarnya merupakan bahasa yang dipelajari dari lingkungan terdekat. Artinya, jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang mudah untuk mengkritik atau merendahkan orang lain, maka ia cenderung akan melihat hal di sekitarnya dengan cara yang demikian. Hal ini membuat seseorang jadi cenderung berespon negatif secara otomatis, termasuk bahkan memandang negatif dengan diri sendiri.

 

Kecenderungan Biologis

 

Seperti dibahas sebelumnya, kalau manusia memang secara biologis cenderung lebih mudah menyimpan ingatan negatif dibandingkan ingatan positif. Untuk dapat mempertahankan diri, otak menjadi peka untuk menangkap ancaman yang datang kepada diri. Pikiran negatif adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri dari ancaman tersebut.

 

Pelampiasan Emosi 

 

Kita tentu tidak dapat mengontrol sesuatu di luar diri kita. Sebaliknya, kita lebih punya kuasa terhadap diri kita sendiri. Hal inilah yang menjadikan diri kita sebagai objek yang paling mungkin untuk disalahkan atas ketidaknyamanan yang kita rasakan. Inilah yang membuat kita sering berpikir negatif tentang diri sendiri.

 

Sebetulnya, pikiran negatif ini juga ada pentingnya lho buat diri kita. Pikiran negatif ini adalah sinyal agar kita mulai menyadari kondisi diri, sehingga kita dapat mengevaluasi diri sendiri. Jika pikiran negatif dimaknai dengan baik dan dikendalikan ke dalam porsi yang cukup, pikiran ini sebenarnya membantu kita untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik.

 

Nah, itulah beberapa alasan psikologis kenapa seseorang sering berpikir negatif. Perlu diingat ya, berpikir negatif itu wajar kok tapi jika berlebihan justru nggak baik buat kesehatan mental kita. Jika kamu merasa pikiran negatif yang kamu rasakan terlalu mengganggu aktivitas kamu sehari-hari, coba konsultasikan pada psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat ya.


Tanggapan mereka