Percintaan

Tanda-Tanda Kamu Terjebak Toxic Relationship

Oleh Salsabila Ainurrohman

Faktanya, racun ngga cuma ada di makanan, tapi sebuah hubungan juga ternyata bisa mengandung racun. Udah pernah denger toxic relationship? Nah itu istilah buat sebuah hubungan yang ngga baik yang mengandung racun dan bisa membahayakan kesehatan mental. 

 

Lantas, apakah berarti hubungan tersebut mengandung senyawa kimia berbahaya yang mematikan macem sianida? Mari kita cari tau lebih lanjut.  

 

Idealnya, sebuah hubungan romantis itu adalah ketika dua pihak saling sayang, merasa aman dan nyaman ketika lagi bersama, saling menguatkan, dan saling peduli satu sama lain. Kalau yang dirasakan justru sebaliknya, bisa jadi kamu berada dalam sebuah toxic relationship. Seseorang yang berada dalam toxic relationship biasanya akan mengalami konflik batin dalam dirinya yang bisa mengarah pada kecemasan, kemarahan, sampai depresi. 

 

Menurut psikolog iBunda, Pinkan Rumondor mengatakan, ada 5 tanda yang menunjukkan kalau sebuah hubungan itu dikatakan toxic.

 

Adanya Kekerasan

 

Sebuah hubungan yang udah melibatkan kekerasan, sudah pasti tergolong dalam toxic relationship. Kekerasan yang terjadi ngga melulu kekerasan fisik, tapi juga secara psikologis atau emosional. Kalau kekerasan fisik kan jelas ya, misalnya ditampar, ditampol, dicubit sampai berdarah-darah. Nah, kalau kekerasan emosional  misalnya ada satu pihak yang sering ngata-ngatain, nyindir, terlalu mendominasi, egois, atau sampai membatasi secara berlebihan semua aktivitas pasangannya.

 

Pemaksaan

 

Berada dalam sebuah hubungan romantis bukan berarti seseorang punya kendali penuh sama kehidupan pasangannya. Jadi, terlalu memaksakan aturan-aturan yang ngga disetujui sama satu pihak, itu juga termasuk tanda-tanda toxic relationship. Ngga boleh keluar rumah, ngga boleh ketemu temen-temennya, ngga boleh ini, itu, dan sebagainya.

 

Banyak rahasia

 

Komunikasi dan keterbukaan itu penting lho dalam sebuah hubungan. Sebuah hubungan bisa jadi toxic kalau salah satu (atau bahkan keduanya) saling merahasiakan hal-hal penting, seperti pemasukan dan pengeluaran, sampai merahasiakan kenalan-kenalan pasangannya. Bisa jadi tanda-tanda pasangan kamu ada yang nikung tuh kalau banyak yang ditutup-tutupi..

 

Merasakan Lebih Banyak Pengaruh Negatif

 

Hubungan romantis itu, idealnya memberikan pengaruh positif. Jadi lebih termotivasi, jadi lebih happy. Kalau kamu seringkali kesulitan menemukan pengaruh positif tapi lebih mudah menyebutkan pengaruh negatif dari hubungan kamu, ini tandanya hubungan kamu toxic. Misalnya sejak pacaran atau menikah kamu jadi lebih sering stress, jadi lebih malas, dan pengaruh negatif lainnya.

 

Perhitungan

 

“Menghitung” dan “membalas” kesalahan pasangan. Misalnya ketika kamu lupa ulang tahun pasangan kamu, dan di hari ulang tahun kamu berikutnya justru pasangan kamu sengaja melupakan ulang tahun kamu hanya untuk membalasnya. Tuh.. hati-hati.. pacar yang perhitungan bisa jadi salah satu tanda hubungan kamu beracun.

 

Itulah tadi beberapa tanda-tanda hubungan yang tergolong toxic menurut psikolog Pingkan Rumondor. Jadi, hubungan kamu gimana nih? Sama kaya tanda-tanda di atas ngga tuh? Untuk kamu yang merasa berada dalam hubungan yang tidak sehat ini dan kamu butuh teman cerita, kamu bisa lho curhat sama iBunda.

 

Yuk #beranibercerita bersama iBunda dengan curhat ke www.ibunda.id atau LINE @Ibunda. Bunda siap jadi personal counselor kamu dimana aja kapan aja.


Tanggapan mereka