Percintaan

Tepat Gak Sih Jadi Orang Ketiga?

Oleh Yonathan

 

Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

 

Mungkin sebagian dari kamu sudah familiar nih sama lagu HiVi berjudul “Orang Ketiga”. Penggalan lirik ini menceritakan mengenai lara menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan. Fenomena ini sering disebut cinta segitiga, yaitu ketika sebuah hubungan melibatkan lebih dari dua orang. Biasanya kondisi semacam ini tidak pernah berujung menyenangkan bagi pihak manapun, tapi sebenarnya tepat enggak ya memilih untuk jadi orang ketiga?

 

Sebelum kamu mempertanyakan tepat atau enggak menjadi orang ketiga. Kali ini psikolog Tara de Thouars akan memberikan empat pertanyaan kepada kamu, agar kamu bisa semakin yakin pilihan untuk menjadi orang ketiga itu tepat atau enggak ya.

 

Apakah hubungan ini akan berakhir baik?

Kalau diperhatikan, kebanyakan hubungan cinta segitiga itu jarang bisa berakhir dengan baik. Umumnya salah satu pihak atau lebih akan merasa tersakiti dan berujung kecewa. Terlebih lagi, pihak mana pun sama rentannya dengan risiko tersebut.

 

Apakah pasangan kamu benar-benar cinta?

Biasanya kalau seseorang punya banyak pacar alias lebih dari satu, kemungkinan dia lebih mencintai dirinya sendiri lho dibandingkan kamu. Apalagi kalau kamu bukan satu-satunya orang di hati dia. Ada baiknya nih untuk kamu bisa kilas balik lagi, apakah pacar kamu memang benar-benar mencintaimu atau ternyata dia malah seorang lebih mementingkan egonya sendiri?

 

Apakah kamu benar-benar bahagia?

Menjadi orang ketiga pasti banyak banget nih risiko yang harus diambil, misalnya sering banget merasa insecure, harus diam-diam ketika lagi jalan bersamanya, tidak bisa pamer pacar, dan banyak hal lainnya yang mungkin membuat kamu merasa kurang nyaman. Menurut kamu, is it all worth the risk?

 

Apakah kamu benar-benar cinta?

Nah, ini pertanyaan terakhir yang harus kamu tanyakan ke diri kamu, “apakah kamu sunguh-sunguh mencintai pasangan kamu atau ada alasan dibaliknya?” Bisa jadi ada perasaan dimana kamu mungkin merasa takut ditinggalkan, tidak suka sendirian atau merasa tidak yakin dapat menemukan orang lain. Tapi percaya deh, setiap orang itu berhak lho mendapatkan cinta sejati dan pasangan yang benar-benar terbaik untuk dirinya.

 

Setelah mempertimbangkan beberapa pertanyaan di atas, ada baiknya jika hal tersebut kamu refleksikan kembali. Kalau kamu masih merasa ragu atau kurang yakin dengan pilihanmu menjadi orang ketiga, kamu bisa lho curhat sama Bunda. Curhatkan permasalahan kamu itu ke www.ibunda.id atau lewat LINE @Ibunda. Percaya deh, menyimpan semuanya sendiri enggak akan menyelesaikan masalah kamu.


Tanggapan mereka