Keluarga

Tips Mencegah Stres untuk Caregiver

Oleh Jemima Christiani Utami

Pernah gak sih kalian melihat orang yang harus berhenti bekerja karena keluarganya yang sakit kronis atau mengalami disabilitas? Atau seseorang yang bekerja dan harus mendampingi kerabat dekatnya yang mengalami masalah mental? Dalam istilah psikologis, mereka dikenal dengan sebutan seorang caregiver.

Caregiver merupakan orang yang mendampingi orang yang sedang sakit atau mengalami disabilitas dan membutuhkan bantuan pelayanan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Beberapa peran yang dilakukan caregiver misalnya membantu untuk membersihkan diri (mandi, mengganti pakaian, menggosok gigi), memberikan obat, mendampingi ketika terapi fisik, serta membantu memberikan dukungan emosional dan sosial seperti menjadi teman bicara, ataupun memberikan dukungan spiritual seperti dengan doa bersama. 

Gak gampang ya jadi seorang caregiver? Seorang caregiver baiknya memang harus memiliki skill khusus dan dilatih secara profesional. Tapi, di Indonesia orang yang menjadi caregiver seringkali adalah anggota keluarga dari orang jatuh sakit atau mengalami disabilitas karena masih sangat kurangnya tenaga caregiver profesional. Itulah kenapa seorang caregiver pun bisa beresiko mengalami stres, capek fisik dan mental juga karena harus melakukan semua tanggung jawab lainnya seperti untuk bekerja, sekolah, dan keluarga mereka sendiri.

Untuk itu, buat kamu para caregivers diluar sana, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah stres dan kelelahan karena menjadi caregiver.

Jangan Diambil Hati

Mungkin anggota keluargamu yang mengalami keterbatasan fisik seringkali menyinggung mu dan menunjukkan emosinya terhadap kamu. Ketika itu, sebaiknya jangan diambil hati. Posisikanlah diri kamu se-netral mungkin. Mungkin ia sedang kesal dengan sakit yang ia alami yang membuatnya tidak dapat mandiri. Toh memiliki disabilitas atau gangguan mental pun bukan keinginannya dia kan?

Jangan Lupa Jaga Kesehatan 

Walaupun kamu harus menjadi pengasuh orang tersayangmu, jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan kamu juga ya. Jaga pola tidurmu agar tetap mendapatkan tidur yang cukup. Istirahat cukup dapat membantu meregulasi mood kamu di-keesokan hari. Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu jaga pola makan yang sehat dan tetap aktif untuk berolahraga secara rutin ya. 

Tenangkan Pikiran

Terkadang menjadi caregiver juga mengalami banyak tekanan dalam kesehariannya dan kamu membutuhkan waktu untuk mencoba menenangkan diri seperti dengan relaksasi, atau mungkin kamu dapat bercerita dengan teman atau anggota keluarga lainnya yang sama-sama menjadi caregiver. Ingatlah, kamu juga membutuhkan dukungan dari orang sekitarmu. Jika kamu merasa kewalahan dengan apa yang kamu jalani saat ini, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ya.

Sesekali merasa sedih, marah, bahkan kesal saat menjadi caregiver itu wajar. Kamu boleh merasakannya dan melampiaskannya dengan asertif. Tapi ketahuilah, tidak ada tetes keringat yang sia-sia dalam sebuah ketulusan. Karena ketika kita membantu sesama, sebetulnya bukan hanya membantu orang lain, tapi juga menabung kebaikan untuk diri sendiri. Dan poin utama yang paling penting dalam mencegah stress bagi seorang caregiver adalah dengan menjaga kesehatan fisik dan mentalnya sendiri juga. Dengan menjaga diri dengan baik, maka kamu bisa juga menjaga orang lain dengan baik. Tetap semangat terus yaa. 



“By caregivers taking their health equally seriously,  they can provide better care to their loved one.”
-Linda Edgar-

 

 


Reference:
- Centene Corporation. (2019). My Caregiver Journal. Available from https://www.superiorhealthplan.com/content/dam/centene/healthlibrary/health-books/care-giver-journal-eng.pdf
Insan Medika Home Health Care Provider.(2019). Apakah Caregiver itu? Available from  https://insanmedika.co.id/article/apakah-caregiver-itu

 


Tanggapan mereka

Ilham Fittrory

sekitar 2 hari yang lalu

Haloo